UNBK 2016 SUKSES DILAKSANAKAN DI SMK NEGERI 1 DUKUHTURI

Dukuhturi (4/4) Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2016 sukses dilaksanakan selama empat hari di SMK Negeri 1 Dukuhturi pada tanggal 4-7 April 2016. Proses ujian dengan menggunakan komputer ini baru pertama kali diadakan di SMK Negeri 1 Dukuhturi dan diikuti oleh 376 peserta didik yang berasal dari program keahlian Akuntansi, Administrasi Perkantoran, Pemasaran, serta Teknik Komputer dan Jaringan.



Pelaksanaan UNBK menggunakan enam ruang dengan jumlah komputer di masing-masing ruangnya 23 unit komputer dengan rincian 21 unit untuk peserta didik dan dua unit untuk cadangan.



Abdul Ghofur, selaku waka kurikulum menyatakan bahwa antara UN LJK dengan UNBK tidak dapat dibandingkan pelaksanaannya karena dua hal ini jelas berbeda dalam sistem dan tujuannya. SMK Negeri 1 Dukuhturi melaksanakan UNBK pada tahun 2016 karena merupakan salah satu sekolah pilot project dari dinas yang ditunjuk untuk melaksanakan UNBK. Menurutnya, yang dapat dibandingkan adalah hasil UN tahun lalu dengan tahun sekarang.



Imam Asfuri selaku ketua jurusan Teknik Komputer dan Keahlian menyatakan bahwa dalam pelaksanaan UNBK perlu adanya persiapan optimal dari softwarenya, seperti penyetingan komputer dan jaringan dengan baik agar dapat berfungsi secara maksimal. Selain itu, peran brainware profesional yang terdiri atas: enam orang proktor, enam server, dan tujuh orang teknisi menjadi kunci kesuksessan pelaksanaan UNBK pertama di SMK Negeri 1 Dukuhturi.



Proktor UNBK, Sigit Nugroho menyatakan bahwa dalam pelaksanaan UNBK soal berasal dari pusat dengan pengoperasian menyinkronkan nama peserta dengan program keahlian. Respon dari peserta didik ketika try out UNBK adalah sangat antusias karena sudah mengikuri sosialisasi pada hari sebelumnya dan cara pengoperasiannya yang mudah. Peserta hanya memilih jawaban yang paling benar dan dapat melihat soal yang belum dijawab hanya dengan sekali klik pada mouse.



“Semoga peserta UNBK tahun berikutnya tidak hanya menekankan pada cara pengoperasian software saja tetapi juga berfokus pada usaha optimal dalam meningkatkan hasilnya walaupun hasil UNBK tidak dijadikan patokan utama pemerintah dalam menentukan kelulusan. Karena hasil UNBK mencerminkan potret kesungguhan dan kerja keras peserta didik.” (Smezine)