TAKLUKKAN SEMUA LAWAN, SMK NEGERI 1 DUKUHTURI RAIH JUARA UMUM EMPAT TAHUN BERTURUT-TURUT SE- EKS KARESIDENAN PEKALONGAN

Dukuhturi (23/4), taklukan semua lawan SMK Negeri 1 Dukuhturi berhasil menjadi Juara umum dalam Olimpiade akuntansi (OA) se-eks Karisidenan Pekalongan yang bertempat di Universitas Pancasakti, Kota Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (23/04). Mengakhiri bulan April kesuksesan menyelimuti SMK Negeri 1 Dukuhturi yang berhasil memboyong banyak piala dan juara umum dengan menebas habis para lawan serta hanya menyisakan satu piala untuk sekolah lain. Inilah prestasi yang patut di banggakan bagi siswa-siswi SMK N 1 Dukuhturi karena sudah empat tahun terakhir selalu menjadi Juara Umum dalam OA.



Jumlah seluruh peserta OA tahun ini ada 66 orang baik dari SMK/SMA Negeri maupun Swasta se-eks Karisidenan Pekalongan, merosot jauh dari jumlah peserta tahun kemarin yang mencapai 100 orang lebih. 16 peserta yang merupakan wakil dari SMK Negeri 1 Dukuhturi berhasil masuk babak 20 besar, dan 5 peserta diantaranya masuk babak final 6 besar. Sungguh prestasi yang membanggakan.

“Tidak ada kriteria khusus dalam perekrutan peserta yang hendak mengikuti olimpiade, calon peserta hanya membutuhkan syarat berminat dan mau membayar uang perndaftaran secara mandiri saja. Nah untuk menunjang kegiatan OA, sekolah memfasilitasi pemberian subsidi biaya pendaftaran Rp. 10.000,00 untuk peserta yang mendaftar dari total biaya Rp. 40.000,00 sehingga peserta hanya membayar Rp. 40.000,00 saja.” Ujar Hj. Durmi selaku ketua paket keahlian akuntansi.

 

 

Dalam persiapan OA, pihak sekolah yang terdiri atas tim pengajar jurusan Akuntansi mengadakan bimbingan minimal 3 kali pertemuan dan memaksimalkan kegiatan dengan  membahas tiga materi. Adapun materi yang dimaksimalkan pada hari pertama adalah teori akntansi, hari kedua mengajarkan praktek akuntansi manual kemudian hari ketiga dijelaskan materi akuntansi lomba cerdas cermat (LCC).



Nilna Fauziah (17), Juara 2, menuturkan, kesuksesan yang ia raih tidak semata-mata karena kerja keras dirinya sendiri tetapi ada ibu guru yang turut berperan penting dalam bimbingan sebelum OA berlangsung serta dukungan dari kedua orang tua dan teman-temannya. Menurutnya, kiat khusus dalam mengikuti OA adalah terus berlatih mengerjakan soal-soal akuntansi meskipun ada jam kosong, percaya diri bahwa setiap manusia sudah dianugerahi kemampuan terhebat oleh Alloh SWT, terus berdoa, dan menjadikan titik kelemahan menjadi kelebihan. Karena dengan berlatih, kita dapat mengukir prestasi sebanyak mungkin selagi bisa dan mampu.



Sedangkan Nurul Inayah (17), juara harapan 3, mengatakan bahwa dia memanfaatkan dengan penuh waktu yang diberikan oleh sekolah ketika memberikan bimbingan selama 3 hari sebelum OA belangsung. Motivasi versinya adalah “Gunakanlah masa SMK dengan mengumpulkan banyak prestasi, menambah pengalaman dan melatih skill diri kita masing-masing dengan mengikuti berbagai perlombaan. Jangan terlalu berharap untuk menang agar memperoleh hadiah tapi jangan juga menyerah yang harus kita lakukan adalah terus berusaha dan lakukan yang terbaik.” Ujar Nurul Inayah.



Atas bimbingan dan dukungan semangat dari tim pengajar jurusan akuntansi, akhirnya piala juara umum menjadi milik sepenuhnya SMK Negeri 1 Dukuhturi.



Harapan dari Hj. Durmi untuk OA tahun mendatang adalah mendirikan Poliklinik Akuntansi. Poliklinik ini merupakan sebuah ekstrakurikuler baru di sekolah yang dibimbing langsung oleh tim pengajar jurusan Akuntansi dan kakak kelas yang ahli di bidang akuntansi. Tujuannya adalah membiasakan peserta didik berlatih dan terus berlatih soal-soal akuntansi sehingga dapat terus menjadi juara di OA di tahun mendatang.  (Murinah)