MESKIPUN PERSIAPAN DADAKAN, NURUL INAYAH TETAP JADI JUARA

Dukuhturi (25/5) lomba LKS Akuntansi yang didahului dengan olimpiade Akuntansi di Universitas Panca Sakti Tegal ternyata memberikan keuntungan tersendiri bagi SMK Negeri 1 Dukuhturi dalam menyeleksi peserta yang hendak mengikuti LKS Tahun 2016. Pasalnya, hasil dari olimpiade akuntansi tersebut telah terpilih bibit-bibit unggul yang menjadi punggawa Smekar di ajang bergengi tersebut di tiap tahunnya.



Tidak seperti perlombaan di tahun sebelumnya, tim pengajar jurusan akuntansi menerima informasi tentang LKS dalam waktu dua minggu sebelum lomba dilaksanakan. Sungguh tantangan yang cukup menegangkan, karena belum adanya persiapan optimal pada latihan soal-soal perlombaan. Namun, hal ini tidak lantas membuat tim pengajar jurusan akuntansi gentar. Bekal dari juara umum dalam Olimpiade Akuntansi sebelumnya telah menelurkan 4 peserta unggul yang telah dilatih secara kontiyu dan kemudian diseleksi ketat dan terpilihlah satu peserta yang mewakili SMK Negeri 1 Dukuhturi ke ajang LKS 2016.



Ibarat kata, dipoles sedikit lalu lekas mengkilap. Jadi, walaupun persiapan yang mendadak tetapi tim pengajar tetap optimis dalam mengikuti perlombaan karena sudah ada pembibitan dari hasil Olimpiade Akuntansi.



Berkat kemauan kuat, kemampuan yang terus diasah, serta sinergi yang baik antara pengajar dan peserta, dua dari empat materi yang diajarkan berhasil menggungguli sekolah-sekolah lainnya. Nurul Inayah (XI AK 3) berhasil unggul pada materi MYOB hingga berhasil menyabet Juara II di LKS bidang studi Akuntansi Tahun 2016.



Bercermin atas ke-kurang optimal-an persiapan lomba tersebut, Hj. Durmi selaku Ketua Paket Keahlian Akuntansi berencana membentuk Poliklinik Akuntansi untuk memudahakan dalam persiapan perlombaan di tahun berikutnya. Poliklinik Akuntansi meruapakan wahana saling belajar antar siswa dalam mendalami bidang studi akuntansi.



Kegiatan ini akan dibina langsung oleh tim pengajar akuntansi dan tentor sebaya, jadi peserta didik yang sudah menguasai diharapkan dapat getok tular ilmunya pada teman yang masih belum dapat memahami materi. Sehingga diharapkan pemahaman dapat terserap secara menyeluruh pada peserta didik.



“Kami terus berusaha memberikan semangat pada para peserta didik agar tidak mudah menyerah dalam mengikuti perlombaan dan teruslah berusaha menjadi yang terbaik dari yang terbaik untuk mengharumkan nama sekolah. Walaupun tahun ini kami baru mendapatkan juara 2, semoga tahun berikutnya dapat meraih preatsi yang lebih gemilang lagi, aamiin.” Tutur motivasi dari Hj. Durmi. 

(Smezine)